Pentingnya Ilmu Parenting untuk Para Calon Orang Tua

Freya Velope

Lingkungan terdekat dalam lingkungan sosial bagi seorang anak adalah keluarganya. Pada dasarnya karakter setiap anak terbentuk dari lingkungan keluarganya sendiri. Artinya orang tua memiliki peran yang cukup besar dalam mendidik anak untuk dapat tumbuh dan berkembang bahkan hingga masuk ke lingkungan sosial yang lebih besar.

Dari sini para calon orang tua harus mulai sadar bahwa peran orang tua dalam mendidik anak akan sangat berpengaruh pada pembentukan karakter setiap anak. Sebagai calon orang tua pasti kita menginginkan yang terbaik bagi anak kita nantinya. Maka dari itu menjadi penting bagi para calon orang tua untuk memahami ilmu parenting sejak dini.

Menjadi orang tua memanglah tidak mudah, apalagi bagi pasangan yang baru saja menikah. Saat anak mulai memasuki lingkungan sosial yang lebih besar, mereka akan bertemu dengan orang baru dengan sifat yang beragam dan berasal dari lingkungan yang berbeda-beda. Hal ini menjadi tantangan yang besar bagi para orang tua untuk menjaga anaknya agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan buruh di luar rumah.

Telah banyak dilakukan penelitian bahwa ilmu parenting berpengaruh terhadap perilaku seorang anak dalam menghadapi perilaku menyimpang seperti melakukan tindakan kekerasan di sekolah, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan lainnya. Mendidik anak dengan pola asuh yang baik akan menumbuhkan seorang anak yang memiliki karakter baik pula. Anak tersebut kemungkinan besar akan lebih produktif dan sukses.

Apabila kamu adalah para calon orang tua, berikut beberapa macam parenting style yang perlu kamu ketahui.

Authoritarian Parenting

Pola asuh otoriter biasanya dilakukan oleh orang tua yang cenderung suka mendominasi. Mereka yang melakukan pola asuh ini cenderung ketat dengan aturannya dan akan memberikan hukuman kepada anaknya yang tidak patuh pada aturannya. Anak dari pola asuh otoriter ini cenderung suka berbohong demi menghindari hukuman yang akan diberikan orang tuanya.

Authoritative Parenting

Pola asuh otoritatif juga biasa dilakukan oleh orang tua yang memiliki aturan, namun orang tua yang menganut pola asuh ini cenderung lebih terbuka dan lebih responsif atas apa yang dilakukan oleh anaknya. Meskipun memiliki aturan yang harus ditaati, orang tua dengan pola asuh ini tetap mendukung apapun yang dilakukan oleh anaknya. Anak dengan pola asuh ini cenderung lebih percaya diri dan tetap dapat menaati aturan.

Permissive Parenting

Orang tua dengan pola asuh permisif cenderung memiliki sifat yang luwes. Mereka akan memberikan kelonggaran untuk anaknya tetapi masih komunikatif dan responsif terhadap apa yang dilakukan oleh anaknya. Mereka jarang memberlakukan hukuman untuk menegur anaknya. Anak dengan pola asuh permisif akan kesulitan untuk menghadapi lingkungan sekolah dikarenakan perlunya sikap menaati peraturan.

Uninvolved Parenting

Pola asuh ini biasa dilakukan oleh orang tua yang dapat dikatakan lepas tangan. Mereka tidak menaruh ekspektasi apapun kepada anaknya bahkan jarang berkomunikasi dengan anaknya. Anak dengan pola asuh ini cenderung tidak memiliki arah, mereka tidak memiliki rasa percaya diri karena tidak pernah mendapat arahan dari orang tuanya.


Nah, setelah mengetahui jenis parenting tersebut, sebagai orang tua yang bertanggung jawab, sebaiknya kita paham apa yang perlu kita lakukan demi kebaikan dan kebahagiaan seorang anak. Di masa modern ini, banyak media dan platform yang menyediakan edukasi mengenai ilmu parenting. Tidak ada kata terlambat untuk belajar demi kebaikan anak dan diri kita sendiri.

Comment (0)
Comment is under moderation
 
More from Freya Velope
Kamu terjebak dalam circle pertemanan lawan jenis? Fakta persahabatan lawan...
Pacaran beda agama dapat menjadi benteng dalam hubungan percintaan kamu,...
Stalking mantannya pasanganmu adalah hal yang tidak sehat, hal itu...
 
Gelisah karena persoalan cinta, Join terapi menulis
More from Freya Velope
Bisakah Lawan Jenis Murni Bersahabat?
Bisakah-lawan-jenis-murni-bersahabat
Kamu terjebak dalam circle pertemanan lawan jenis? Fakta persahabatan lawan jenis dari penelitian menyebutkan hal ini lho....
Pacaran Beda Agama, Perlukah Dipertahankan?
Pacaran-beda-agama-perlukah-dipertahankan
Pacaran beda agama dapat menjadi benteng dalam hubungan percintaan kamu, berikut hal yang perlu dipertimbangkan untuk menjaga hubunganmu....
More from BDC
Dalam berumah tak hanya hidup bersama, tetapi juga harus menjaga...
Tips keluarga bahagia menurut Islam bercermin dari Nabi Muhammad yang...
Semua orang di dunia ini pastinya menginginkan agar keluarga mereka...
Lima tips keluarga harmonis dan bahagia untuk pengantin baru antara...
Tips keluarga sehat menjadi suatu langkah kebiasaan yang sangat penting...