Alvin Faiz dan Larissa Chou Cerai, Apakah Dampak Pernikahan Dini?

Alvin Faiz dan Larissa Chou Cerai, Apakah Dampak Pernikahan Dini?

Kabar mengejutkan datang dari pasangan selebgram Alvin Faiz dan Larissa Chou. Anak almarhum Ustaz Arifin Ilham itu membeberkan bahwa dirinya dan Larissa sedang menjalani proses cerai. 

Hal itu terungkap dalam postingan di akun Instagram @alvin_411 pada Kamis 20 Mei 2021. "Assalamualaikum wr wb.. Setelah melalui proses yang panjang, saya dan larissa memutuskan untuk berpisah. Per-hari ini gugatan dari larissa sudah sampai di pengadilan," tulis Alvin. 

Kabar ini melengkapi teka teki postingan Larissa Chou pada awal Mei lalu. Saat itu, Larissa Chou memposting sebuah foto dirinya bersama putranya, Yusuf, dengan kata-kata yang tak biasa. 

"Rissa... aku tau menjadi ibu muda itu ga mudah dan aku bangga sama kamu.. bisa menjadi sosok itu yang terus masih belajar sampai saat ini.. Terus bahagia dan semangat untuk Yusuf ya. Pesan singkat hari ini.. Ga semua orang harus tau proses kehidupan kita. Masalah kita , bahagia kita , dan apa yang kamu alami.. Karena kita yang menjalani dan merasakan. Jalani hidup... dengan versi bahagiamu," tulis Larissa pada awal Mei 2021 lalu. 

Berbagai rumor pun beredar soal perceraian Alvin Faiz dan Larissa Chou. Mulai dari isu poligami hingga KDRT dikira menjadi penyebab Larissa Chou menggugat cerai Alvin Faiz. 

Menyikapi hal ini, Alvin Faiz pun mencoba mengklarifikasi tentang isu poligami dan KDRT yang dituduhkan kepadanya. Alvin menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut tidak benar. 

“Adapun untuk membantah asumsi yang tidak-tidak dari media, kami menegaskan bahwa perceraian ini tidak didasari orang ketiga, poligami, kekerasan yang mengandung fisik, atau hal yang serupa,” tulis Alvin mengklarifikasi. 

“Kami melihat bahwa kami sudah tidak sejalan lagi kedepannya, dan memutuskan untuk mengambil langkah berat ini yang tentu bukanlah hal yang kami inginkan,” dia melanjutkan. 

“Kami berdua sudah komit  untuk menjaga hubungan baik ke depan dan sama-sama kompak untuk membesarkan Yusuf kedepannya. Kurang lebihnya mohon maaf, mohon doanya dari sahabat semua, wassalamualaikum wr wb,”Alvin menutup tulisannya. 

Seperti diketahui Alvin Faiz dan Larissa Chou sudah menikah selama lima tahun. Keduanya dikaruniai seorang putra yang bernama Yusuf. 

Saat menikah, Alvin Faiz dan Larissa Chou masih berusia sangat muda. Alvin berusia 17 tahun, sementara Larissa 19 tahun. Menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 50 persen kasus pernikahan dini antara usia belasan hingga awal 20-an, berakhir dengan perceraian. 

Sehingga, pernikahan dini bukanlah hal yang mudah untuk dijalani, karena berisiko besar berujung pada perceraian. 

Apa penyebabnya: 

Emosi yang Labil

Pernikahan sejatinya membutuhkan kesiapan emosi dan mental yang baik. Pada pernikahan dini, dikhawatirkan kedua pasangan yang menjalankan kehidupan berumah tangga belum memiliki kekuatan mental dan emosi yang baik. 

Akibatnya, angka pertengkaran para pasangan hasil pernikahan dini sangat tinggi, terus terjadi, lantaran tidak tahu cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang sedang dialami. 

Risiko KDRT tinggi

Pernikahan dini juga memiliki risiko yang tinggal KDRT. Disebabkan oleh emosi anak muda yang masih labil. Khusus suami muda, dikhawatirkan tidak dapat mengontrol emosi saat menghadapi masalah, lalu melampiaskannya dengan kekerasan fisik. 

Masalah Penelantaran

Kasus penelantaran juga cukup tinggi akibat pernikahan dini. Ketidakstabilan finansial dan emosi adalah penyebab utama pasangan hasil pernikahan dini meninggalkan pasangannya begitu saja. 

Karena emosi yang lebih, mereka meyakini bahwa menghindar dan pergi sebagai jalan keluar yang terbaik dari masalah yang sedang dialami. 

Kematian Ibu dan Bayi

Selain emosi yang belum stabil, pernikahan dini juga berdampak pada risiko kematian ibu dan bayi saat melahirkan. Kehamilan pada usia yang muda memiliki potensi robek pada mulut rahim yang mengakibatkan perdarahan. 

Selain itu, kehamilan di bawah usia 20 tahun juga meningkatkan potensi preeklamasi, yakni naiknya tekanan darah yang dapat membuat kejang pada persalinan. 

Lantas kapan usia ideal untuk menikah?

Sebuah studi pada tahun 2012 dari Journal of Social and Personal Relationship menyebut bahwa 25 tahun adalah batas paling ideal untuk menikah.  Sementara Biro Sensus Amerika Serikat menyebut bahwa usia menikah ideal adalah usia 27 tahun untuk wanita, dan 29 tahun untuk pria. 

Di Indonesia sendiri, BKKBN menilai usia ideal menikah untuk wanita adalah berusia 21 tahun. 

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa usia menikah ideal berada pada kisaran 28 tahun-32 tahun. Diharapkan, pada usia tersebut, pria dan wanita sudah matang dalam berbagai aspek, seperti emosional, kematangan pola pikir maupun finansial. 

About the author
It's me
Family Cerai Selebriti

Related

Login for comment

There are no comments yet.

Be the first to comment here.