Cara-putus-hubungan-cinta

Cara Putus Hubungan yang Gak Pakai Drama

Hai BDC Lovers, kali ini belajardrcinta.com mau membahas soal cara putus hubungan atau putus cinta yang enggak pakai drama. Banyak dari kalian yang ternyata terjebak dari situasi hubungan yang rumit karena bingung bagaimana cara putus cinta.

Hmmm, sebaiknya daripada kalian terjebak dalam situasi hubungan cinta yang rumit dan gak jelas masa depannya, putus bisa menjadi jalan keluar yang terbaik. Setelah putus kamu bisa mengevaluasi diri tentang kesalahan-kesalahan kamu yang membuat hubungan mu di masa lalu gagal. 

Evaluasi itu sangat penting lho kakak. Dengan evaluasi, kita bisa memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan yang sama bila sudah berhubungan dengan seseorang yang baru. 

Nah buat kalian yang sekarang lagi bingung tentang cara putus, simak langsung yuk penjelasan belajardrcinta.com di bawah ini. 

Baca juga: Tanda-tanda pacar ingin putus hubungan

Ini Keputusan Sendiri, Bukan karena Orang Lain

Yang paling penting, yang harus kamu yakini, keputusan kamu untuk mengakhiri hubungan berasal dari diri kamu sendiri. Bukan dari orang lain yah. 

Jangan putus hubungan karena adanya desakan dari keluarga, teman, atau sahabat. Kamu harus yakini diri kamu dan mengevaluasi hubunganmu dengan dia seperti apa. Perasaan kamu terhadapnya saat ini seperti apa. 

Apakah hubunganmu dengannya sudah berubah? Apakah rasa cinta itu sudah hilang? Apakah komunikasi kalian semakin buruk? Pikirkan hal itu masak-masak sebelum mengakhiri hubungan. 

Soalnya banyak sekali alasan putus yang disebabkan adanya desakan dari pihak ketiga. Seperti dari sahabat sendiri, misalnya. “Dia kalau diajak ngumpul kok gak pernah mau ikut sih. Maunya antar jemput kamu doang. Sombong banget sih. Kalau aku jadi kamu, udah aku putusin orang yang kayak gitu.” 

Itulah salah satu contoh desakan dari pihak ketiga. Kalau ada desakan seperti itu usahakan kamu tidak terpengaruh yah. 

Cari Waktu yang Tepat untuk Dia 

Emang sih untuk putus sepertinya gak ada waktu yang sesuai. Kapanpun waktunya, entah saat dia lagi happy, ujungnya dia pasti akan sedih karena diputusin kamu. 

Nah yang terpenting di sini, kamu harus mencari tahu kondisinya sedang baik-baik aja saat hendak diputusin. 

Jangan putusin dia di saat dia sedang berduka karena ada familinya yang meninggal dunia, atau saat dia sedang mengalami musibah. 

Kalau dia sedang mengalami hal tersebut, lebih baik kamu menunda untuk mengakhiri hubungan. Kalau kamu nekat melakukan hal tersebut, dia akan sangat membenci kamu. Kamu akan dicap sebagai orang yang tidak punya perasaan. Dan dia bisa saja membenci kamu seumur hidupnya. 

So, jangan egois yah. Pilih waktu yang tepat, biar gak jadi drama baru.

Baca juga: Seperti Inilah Laki-laki Ketika Baru Putus 

Jangan Bertele-tele, To The Point! 

Inilah hal yang bikin putus hubungan menjadi drama baru. Saat ngomong putus, yang ada kamu jadi terbawa emosi. Apalagi ketika pasangan kamu memohon-mohon biar gak diputusin. Yang ada niat kamu jadi putus, karena terbawa emosi, kamu jadi memberikan kesempatan lagi untuk dia. 

Padahal, kamu sudah memberikan banyak kesempatan kepada dia. Tapi dia tetap saja sama, tetap tidak bisa berubah. 

Nah biar hal ini tidak terjadi. Kamu harus mencatat apa yang akan kamu ucapkan kepada dia.

Kamu juga bisa mengira-ngira seperti apa jawaban dia dan membuat counter jawaban tersebut. 

Dengan membuat catatan, kamu dapat terhindar dari emosi, dan tekad kamu untuk bisa memutuskan hubungan semakin kuat. 

Oh yah selain membuat catatan, kamu juga bisa melatih ucapanmu di kamar sebelum bertemu dia. Anggaplah seperti kamu akan melakukan presentasi yang membutuhkan kesiapan. 

Cari Tempat yang Sepi dan Katakan Langsung

Alangkah baiknya kalau kamu ingin putus hubungan, kamu melakukannya secara langsung. Selain itu kamu juga harus melakukannya di tempat yang tidak ramai. Sehingga kamu bisa fokus ke inti persoalan. 

Kenapa jangan di tempat ramai atau tempat umum? 

Duh kebayang gak kalau dia nangis saat kamu putusin. Atau kalau dia marah saat mendengar kamu putusin dia. Dia akan jadi tontonan banyak orang yang berada di situ. Dia akan malu, dan pastinya kamu juga akan malu, karena membuat kegaduhan di tempat umum. 

So, karena itu kalau kamu memutuskan hubungan carilah tempat yang nyaman, yang sepi, yang bisa membuat kamu leluasa mengucapkan kalimat putus. 

Oh iya, janganlah juga kamu memutuskan hubungan lewat telepon atau via chat yah. Karena hal itu akan tambah menyakiti hatinya. Bagaimana juga kamu dan dia pernah saling menyayangi dan pernah menghabiskan waktu lama berdua. 

Hargai dan hormati dia dengan mengatakan secara langsung kalau kamu hendak mengakhiri hubungan ini. Cara ini juga bisa membuat kisah cinta kamu dengan dia berakhir baik-baik dan tanpa drama. 

Baca juga: Alasan kenapa putus cinta sangat menyakitkan

Gimana kalau putusnya lewat chat? 

Wah cara putus seperti ini yang bikin drama. Dia pasti akan sangat terkejut, bahkan marah. Dia pasti akan meminta kamu menemuinya, agar dia bisa mendapatkan penjelasan secara langsung. 

Dan, semakin kamu menghindar, semakin gencar juga dia mengejar kamu untuk meminta penjelasan. Dia akan mencari kamu kemanapun. Ke rumah kamu, ke kampus, ke rumah teman kamu, dan ke mana-mana. Duh jadi drama banget kan.

Tegas, Jangan Plin plan 

Saat hendak diputusin, pastinya pasangan kamu akan melakukan berbagai cara biar kamu gak jadi melakukan hal itu. Kebanyakan, dia akan meminta kamu untuk menunda keputusan untuk sementara waktu. 

“Kasih aku waktu sebulan lagi, pleaseee….” 

“Aku janji aku pasti aku akan berubah.” 

“Bagaimana kalau kita break dulu, biar kamu bisa berpikir lebih jernih.” 

Kalimat-kalimat di atas bisa membuat kamu galau dan bikin kamu berpikir ulang. 

Karena itu, kuatkan tekad kamu, jangan sampai kamu terpengaruh apapun perkataan dia. Dan kalau dia tetap memaksa kamu untuk berpikir ulang. Katakan lagi kalau kamu putus secara tegas, dan tinggalkan dia. 

Baca juga: Alasan putus yang paling sering digunakan, duh basi banget

Jangan Saling Menyalahkan 

Hindari menyalahkan atau mengungkit kesalahan dia saat hendak berkata putus. “Aku mau putus soalnya kamu begini..begini...begini…” 

Hal itu justru akan membuat situasi jadi semakin rumit. Dan kemungkinan besar dia juga akan balik menyerang kamu. “Ya aku begini, karena kamu begitu.” 

Nah biar kamu tidak terjebak persoalan baru, lebih baik kamu mencari alasan putus yang netral. “Kita sudah gak cocok”, “komunikasi kita udah jelek banget”, atau alasan lain yang tidak memojokkan dia.  

Itulah cara putus cinta yang tidak bertele-tele dan tidak pakai drama. Putus cinta adalah hal yang biasa. Yang terpenting, putus cinta kita jadikan pelajaran hidup, sehingga kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi ketika mendapatkan pasangan baru. 

Jangan terlalu berlebihan pula ketika putus cinta. Karena melalui putus cinta, kita akan bertemu dengan jodoh kita yang sebenarnya.

About the author
It's me
Putus CInta Putus Cinta putus cinta

Related

Login for comment

There are no comments yet.

Be the first to comment here.