Apa Yang Terjadi Jika Kita Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama?

Apa yang Terjadi jika Kita Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama?

Perdebatan tentang jatuh cinta pada pandangan pertama memang nggak ada habisnya. Sebagian orang bilang kalau jatuh cinta pada pandangan pertama itu nyata adanya dan cinta tersebut bisa dikembangkan hingga bertahan bertahun-tahun. Sebagian lainnya bilang kalau jatuh cinta pada pandangan pertama itu cuma tertarik sama fisik saja bukan cinta yang sesungguhnya. 

Baca juga: Apakah Cinta pada Pandangan Pertama Beneran Ada?

3 hal yang terjadi ketika kamu mengalami love at first sight

Tapi apa sih sebenarnya terjadi saat kamu jatuh cinta pada pandangan pertama? Yuk, simak 3 poin yang menjelaskan sesuatu yang terjadi di balik jatuh cinta pada pandangan pertama. 

  1. Dipengaruhi oleh reaksi kimia 

Peneliti dr. Trisha Stratford mengatakan kalau seseorang yang jatuh cinta, otak merespon dengan mengeluarkan hormon dopamin dan serotonin yang menghadirkan perasaan bahagia. Semakin kamu memandangnya lekat-lekat hingga perasaanmu jatuh lebih dalam, hormon diproduksi lebih kuat maka perasaan cintamu semakin menggelora. Hormon-hormon ini juga yang aktif jika kamu merasakan cinta pada pandangan pertama. Kamu langsung bisa merasakan degup jantung yang meningkat hingga senyum-senyum sendiri meski hanya melihat dia dalam sekali lirik.

  1. Layaknya bercermin 

Cinta pandangan pertama sebetulnya tidak hanya sebatas tertarik pada parasnya tapi bisa juga terpikat oleh caranya bersikap atau bahkan gaya berpakaiannya. Nah, karena itu, kamu tertarik karena ada kesamaan selera atau kamu sebenarnya mengagumi orang yang seperti itu. Jadi, ketika kamu dipertemukan dengan seseorang yang satu selera denganmu, kamu jatuh cinta padanya. Melihatnya, kamu merasa seperti bercermin. Terdapat kesamaan hingga membuatmu merasa nyaman seolah-olah dia adalah bagian dari dirimu. 

  1. Ilusi dan harapan yang diciptakan alam bawah sadar 

Berdasarkan penelitian dari Universitas Groningen yang dilakukan pada tahun 2017, seseorang yang merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama memiliki ilusi positif terkait cintanya pada orang yang ia senangi. Misalnya, kamu tertarik padanya karena parasnya yang rupawan juga sikapnya yang hangat, otak akan bekerja memunculkan ilusi positif tentangmu dan dia dalam sebuah angan-angan di dalam pikiran. Semakin kamu berpikir tentang ilusi tersebut, otak yakin bahwa peristiwa ini adalah perasaan jatuh cinta pada pandangan pertama. 

Baca juga: Cinta Pada Pandangan Pertama, Mitos atau Fakta?

Nah, itu lah 3 poin yang terjadi ketika seseorang jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi apakah jatuh cinta pada pandangan pertama bisa membawamu menuju cinta sejati? Pilihannya kembali pada dirimu. Kamu bisa melakukan beberapa usaha mendekatinya dan menggali lebih banyak tentangnya sehingga kalian bisa bersama dengan nyaman.

Belajardaricinta.id bertujuan untuk menjadi tempat untuk curhat, berbagi tulisan dan kisah yang membangun, dan memberikan perspektif baru bagi pembacanya, sehingga diharapkan bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Kami percaya bahwa curhat dapat memberikan rasa tenang, tidak sendirian dan mencegah membuat kondisi menjadi lebih buruk. 

Yuk ikut berbagi ceritamu di sini dengan mendaftar di Writing Therapy.

About the author
Jatuh Cinta cinta jatuh cinta

Related

Login for comment

There are no comments yet.

Be the first to comment here.