Berapa Lama Sih Pacaran yang Ideal?

Ardi

Lama pacaran yang ideal itu berapa sih? Banyak banget pertanyaan tentang lama pacaran yang masuk ke belajardaricinta. 

Berdasarkan penelitian Emory University, waktu pacaran ideal yang adalah di atas tiga tahun. 

Baca juga: Boleh nggak pacaran dengan sahabat?

Penelitian tersebut mengungkap bahwa pasangan yang berpacaran pada rentang waktu satu sampai dua tahun menurunkan kecenderungan berpisah sebanyak 20 persen. 

Sementara pasangan yang berpacaran selama lebih dari tiga tahun menurunkan kemungkinan berpisah sebanyak 50 persen setelah menikah. 

Baca juga: Alasan cowok pilih main game daripada pacaran

MENGAPA? 

Menurut penelitian, waktu lebih dari tiga tahun adalah tempo yang tepat untuk saling mengenal dan mengerti pasangan. Pada kurun waktu tersebut, pasangan juga diyakini lebih mampu untuk berkompromi.    

Dikutip dari bridebook.co.uk, rata-rata wanita memilih untuk menikah sat berusia 30 tahun. Sementara pria memilih usia 32 tahun untuk menikah. 

Data tersebut menunjukkan adanya pergerseran usia. Beberapa dekade lalu, wanita banyak memilih menikah pada usia muda, bahkan belasan tahun. Sementara pria umumnya menikah pada usia 25 tahun. 

Hal ini dipengaruhi oleh pergeseran prioritas, seperti karir.  

Baca juga: Boleh gak undang mantan pacar ke nikahan?

Bagi kalian yang saat ini sedang berpikiran untuk menikah, beberapa hal ini penting untuk dipikirkan sebelum mengajak pasangan melaju ke jenjang yang lebih serius. 

  1. Apa alasan kamu ingin menikah? 
  2. Mengapa sekarang adalah waktu yang tepat untuk membicarakan pernikahan? 
  3. Apakah ada orang yang menginspirasi kamu untuk segera menikah? 
  4. Apa kamu dan pasangan siap secara emosional, mental dan fisik untuk membahas pernikahan? 
  5. Apakah ada faktor keyakinan seperti (agama, budaya, keluarga, sosial) yang perlu dipertimbangkan?

Berdasarkan data di atas lama pacaran ideal adalah sekitar tiga tahun. Yang terpenting, ketika kamu mengajak pasangan menikah, kamu dan dia sudah dapat berkomunikasi secara baik, kompromi, dan bisa mengatasi masalah dengan bijak. 

Comment (0)
Comment is under moderation
 
More from Ardi
Cerita selfcare kali ini ingin menceritakan bahwa banyak lho kasus...
Ada 3 macam perilaku toxic relationship yang harus kamu cermati.
Depresi karena patah hati adalah hal yang bahaya. Banyak penderita...
 
Gelisah karena persoalan cinta, Join terapi menulis
More from Ardi
Cerita Selfcare: Gara-gara Sering Dipukulin, Jadi Benci Banget Sama Orangtua Kandung Sendiri
Cerita-selfcare-gara-gara-sering-dipukulin-jadi-benci-banget-sama-orangtua-kandung-sendiri
Cerita selfcare kali ini ingin menceritakan bahwa banyak lho kasus kekerasan dari rumah tangga yang akhirnya membuat mental anak menjadi hancur dan terbawa hingga mereka dewasa....
Jenis Perilaku di Toxic Relationship yang Harus Kamu Tahu
Jenis-perilaku-di-toxic-relationship-yang-harus-kamu-tahu
Ada 3 macam perilaku toxic relationship yang harus kamu cermati....
More from BDC
Jika Moms memiliki kawan yang hangat dan suka memberi nasihat...
Menjalani hidup setelah putus cinta bukan hal yang mudah. Dunia...
Bukan menjadi rahasia lagi jika seorang istri yang sedang ulang...
Dalam hubungan berpacaran, rasa ingin memiliki merupakan persoalan wajar. Tetapi...
Flirting adalah kondisi saat seseorang menggoda orang lain. Hal ini...