Cemburu Tanda Cinta atau Rasa Insecure?

Cemburu Tanda Cinta atau Rasa Insecure?

Cemburu adalah sesuatu yang sangat umum dalam hubungan cinta. Ada yang bilang cemburu itu tanda cinta. Ada pula yang menyebut cemburu tanda insecure. 

Jadi apakah cemburu itu sehat dalam suatu hubungan? Atau cemburu sesuatu yang buruk?

Jawabannya tergantung dari bagaimana sikap menangani kecemburuan. Cemburu yang sehat terjadi ketika pasangan mampu menanganinya dengan baik, dengan komunikasi yang tepat. 

Tapi bilang pasangan tidak mampu menangani hal tersebut, hubungan bisa menjadi rusak, 

Abraham Buunk, Profesor Psikologi Universitas Groningen menyatakan bahwa kecemburuan adalah emosi yang merusak. Karena itu memahami pemicu kecemburuan, dari mana kecemburuan itu berasal sangat penting untuk mencegah emosi yang berlebihan. Sebab cemburu membiarkan imajinasi dan pola pikir yang tidak terkontrol, yang dapat merusak hubungan.  

Menurut kamus psikologi Allendog.com, kecemburuan adalah emosi kompleks yang ditandai dengan rasa tidak aman dan takut kehilangan sesuatu yang penting. 

Baca juga: Tanda suami cemburu

Kecemburuan berbeda dengan iri hati. Iri hati adalah keinginan akan sesuatu yang dimiliki orang lain. 

Kecemburuan dipicu ketika seseorang takut kehilangan seseorang yang dianggap penting. 

Penting bagi kalian untuk tidak membiarkan rasa takut menguasai pikiran dan menghancurkan hubungan. 

Kenapa saya mudah cemburu? 

Kamu harus paham dan tahu apa penyebab kecemburuan yang dialami. Apakah kamu punya trauma dari hubungan yang gagal? Atau dari pernikahan orangtua kamu yang gagal, sehingga kurang percaya cinta, hubungan dan keluarga? 

Jadi apakah cemburu itu sesuatu yang buruk? 

Jawabannya tidak juga. Sebab ada juga cemburu yang positif. Jika kamu merasa dan menyadari sedang cemburu, kamu akan memberitahu tentang kegelisahan kamu, dan mencari solusi bersama atas hal tersebut. 

Dengan melakukan hal tersebut, pasangan kamu juga akan merasa dihargai, dicintai, dan tahu bahwa hubungan ini sangat berarti. Hal ini juga akan membangun kepercayaan kamu dan pasangan. 

Kecemburuan menjadi tidak sehat ketika kamu kehilangan kendali atas pikiran kamu sehingga membuat asumsi yang belum terjadi. Hal ini justru akan memicu pertengkaran hebat yang bisa merusak hubungan. 

Baca Juga: Istri harus tahu kalau begini tandanya suami lagi cemburu banget

Mana cemburu sehat dan tidak sehat 

Membedakannya mudah kok. Jika kamu atau pasangan berusaha mengendalikan karena rasa kurang percaya dan insecure (posesif), maka itu cemburu yang tidak sehat.  

 Dr Parmar, ahli psikologi mengatakan terlalu posesif  kepada pasangan, membatasi mereka bertemu teman, memantau aktivitas dan keberadaan pasangan, mengontrol sosial media pasangan, marah kalau tidak mengangkat telepon atau menjawab chat adalah tanda kecemburuan yang tidak sehat. 

Cemburu dikatakan normal kalau kamu melihat seseorang menggoda pasangan kamu. Tapi kalau kamu merasa tidak nyaman dan cemburu jika pasangan kamu berbicara dengan temannya atau rekan kerja, maka hal itu tidak normal. 

Apa yang harus dilakukan ketika merasa cemburu:

KOMUNIKASI, KOMUNIKASI, DAN KOMUNIKASI lagi. 

Mengkomunikasikan ketakutan, kekhawatiran, ketidakpercayaan, dan rasa tidak nyaman terhadap pasangan akan menyelamatkan hubungan kamu. 

Selain itu, ketika kamu mulai membayangkan pasangan kamu berselingkuh, hentikan segera pikiran tersebut. 

Cari tahu dari mana kecemburuan berasal. Jika kamu bisa menemukan sumbernya, kamu akan mampu menangani kecemburuan yang tidak sehat. 

Kesimpulan

Apakah cemburu itu normal dalam suatu hubungan? Jawabannya ‘Ya’. Hal itu terjadi pada semua orang. 

Tapi jangan pernah menangani sendiri masalah kecemburuan. Kamu harus bicara dan berkomunikasi dengan pasangan agar hubungan kalian tidak rusak.

About the author
cemburu kecemburuan tanda cemburu Cemburu

Related

Login for comment

There are no comments yet.

Be the first to comment here.