Cinta Pertama Memang Sulit Dilupakan, Ini Alasannya!

Cinta Pertama Memang Sulit Dilupakan, Ini Alasannya!

Jatuh cinta berjuta rasanya apalagi jatuh cinta untuk pertama kali. Dunia mendadak indah dan sempurna. Meski sudah beberapa tahun yang lalu, tapi kamu tetap nggak bisa melupakan kenangan dari yang paling manis hingga paling pahit? Wajar, kok! 

Harus diakui cinta pertama memang susah untuk dilupakan. Cinta pertama bisa jadi bukan cinta sejatimu, tapi pengalamannya kekal dalam ingatan. Layaknya pengalaman lainnya yang dilakukan untuk pertama kali, cinta pertama memiliki segudang pengalaman  pertama untukmu. 

Baca juga: Si Cinta Pertama yang Sulit Dilupakan

6 Alasan kamu susah ngelupain cinta pertama

Pertanyaan selanjutnya, kok bisa sih cinta pertama sulit dilupakan meski hingga sekarang sudah ada beberapa orang singgah di hati? 

  1. Serba pertama 

Seperti yang kita ketahui pengalaman pertama untuk apa pun memang sulit dilupakan. Bagian otak yang disebut hippocampus memiliki andil paling besar ketika manusia merasakan sesuatu untuk pertama kali. Kegiatan-kegiatan pertama kali ini meninggalkan jejak ingatan yang kuat pada bagian ini. Ingatan ini membuat otak kita aktif untuk merekam sesuatu hal yang terjadi. Hal ini juga dipengaruhi dengan ingatan emosional seperti rasa berdebar-debar, gugup, dan excitement sehingga terjadi ingatan jangka panjang. 

Saat seseorang jatuh cinta pertama kali, ia akan merasakan getaran cinta, jantung yang berdegup ketika memandang doi bahkan gugup untuk bilang cinta dan menciumnya. Rasa-rasa ini yang memperkuat ingatan kita tentang cinta pertama hingga sulit dilupakan meski sudah bertahun-tahun yang lalu.

  1. Pengaruh hormon-hormon 

Pada dasarnya manusia akan terus mencari hal yang menyenangkan. Salah satunya datang dari cinta. Saat manusia jatuh cinta untuk pertama kali, mereka mendapatkan pengalaman ‘kebahagiaan’ itu yang didukung dengan pelepasan hormon-hormon seperti endorfin, dopamin, dan serotonin. Hormon-hormon ini bekerja membuat seseorang merasakan euphoria dan kebahagiaan yang meledak-ledak. Selain itu, hormon-hormon ini juga membuatmu ‘ketagihan’ akan hal yang menyenangkan apalagi ketika ada sentuhan fisik yang membuat gairah memuncak. Ingatan akan rasa dan pengalaman ini meninggalkan jejak jangka panjang. 

  1. Usia remaja 

Otak kita saat berada di usia remaja adalah masa ketika proses mengingat berada pada puncak. Akibatnya, kamu bisa mengingat seluruh rangkaian peristiwa jatuh cinta dengan sangat jelas. Didukung dengan perasaan emosional, ingatan ini sangat membekas. 

  1. Cinta tulus dan murni 

Saat kamu jatuh cinta untuk pertama kali, kamu tidak memiliki ekspektasi apapun. Cinta yang diberikan tulus dan murni tanpa ada tujuan tertentu. Kamu yang masih remaja masih memiliki waktu luang yang cukup banyak dan tanggung jawab yang masih ringan membuat kamu dan pasangan waktu itu bisa menghabiskan banyak waktu berdua. Saat berdua pun, kalian benar-benar menggunakan waktu untuk kalian, tidak ada sesuatu yang harus dipikirkan tentang hubungan ini. Akhirnya, hubungan yang sempurna bagimu terbentuk dengan murni. 

  1. Titik pembanding 

Sebagai sebuah awalan, cinta pertama menjadi titik pembanding dengan hubungan-hubungan berikutnya. Tidak hanya tentang cara dia memikatmu atau caramu memikat cinta pertama tapi juga cerita tentang berakhirnya hubungan. Hubungan ini membawamu untuk belajar banyak hal sehingga cinta pertama akan menjadi pembanding. Oleh karena itu, cinta pertama sulit untuk dilupakan karena akan selalu kembali mengingat kala itu. 

  1. Menjadi bagian diri 

Ini lah waktu pertama untuk merasa mencintai dan dicintai untuk orang selain anggota keluarga. Cinta yang penuh gairah dan semangat juga tampak sempurna, membuatmu berpikir kalau hubungan ini akan bertahan selamanya. Segala cerita yang terjadi di dalamnya membekas pada ingatan juga perasaan. Meski hubungan telah berakhir, cerita tentang cinta pertama menjadi bagian diri yang terbawa hingga saat ini. 

Baca juga: Kenapa Cinta Pertama Susah Dilupakan?

6 poin itu bisa menjawab pertanyaan kenapa cinta pertama sulit untuk dilupakan. Banyak orang pun setuju dengan alasan-alasan yang sudah dipaparkan karena mereka merasakan dan mengalami hal tersebut. Jadi, masihkah kamu ingat cinta pertamamu?

Belajardaricinta.id bertujuan untuk menjadi tempat untuk curhat, berbagi tulisan dan kisah yang membangun, dan memberikan perspektif baru bagi pembacanya, sehingga diharapkan bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Kami percaya bahwa curhat dapat memberikan rasa tenang, tidak sendirian dan mencegah membuat kondisi menjadi lebih buruk. 

Yuk ikut berbagi ceritamu di sini dengan mendaftar di Writing Therapy.

About the author
Jatuh Cinta cinta jatuh cinta

Related

Login for comment

There are no comments yet.

Be the first to comment here.