10 Hal yang Tidak Bisa Ditolerir dalam Hubungan Cinta

10 Hal yang Tidak Bisa Ditolerir dalam Hubungan Cinta

Sebuah hubungan cinta, seperti pacaran dan pernikahan, harus seimbang, tidak boleh berat sebelah, apalagi jika salah satu pihak merasa dirugikan, lebih baik putus kalau sampai begitu. Jangan mau terjebak dalam hubungan yang menyakitkan apalagi berpotensi berbahaya yah. 

Untuk itu, belajardrcinta.com akan memberikan informasi yang berguna, agar kamu tidak terjebak dalam hubungan yang berpotensi bahaya. 

Setidaknya ada 10 hal yang tidak boleh ditolerir saat pacaran. Dan bila hal itu terjadi, kata putus lebih baik daripada bertahan dalam hubungan yang sulit. Apa saja hal tersebut? Simak langsung ulasannya di bawah ini. 

BACA JUGA: 

Ada pelecehan 

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling menghormati dan mengutamakan pasangan. Juga memperlakukan pasangan dengan baik. 

Bila kamu mengalami pelecehan, seperti lewat kata-kata atau malah pelecehan fisik dan seksual, maka hubungan itu tidak bisa ditolerir lagi. 

Seseorang yang telah melecehkan kamu secara fisik dan emosional tidak sepadan dengan kebahagiaan yang berhak kamu dapatkan. 

Kamu adalah rahasia 

Kalau hubungan ini tetap dirahasiakan, kemungkinannya ada tiga hal. 

  1. Dia sudah menjalin hubungan dengan orang lain, dan kamu selingkuhannya.
  2. Dia tidak bisa berkomitmen.
  3. Dia malu sama kamu 

Waktu kamu terlalu berharga dan tidak pantas disia-siakan bersama orang yang menjadikan kamu rahasia. 

Narkoba

Jika pacar kamu adalah pecandu narkoba, maka hal itu tidak bisa ditolerir. Sebab, kepribadian mereka bisa berubah drastis bila ada di bawah pengaruh narkoba. Yang lebih mengerikan, kamu berpotensi untuk mendapatkan kekerasan. 

Tidak Setia 

Hubungan cinta adalah komitmen. Jika salah satunya berselingkuh, hal itu sulit untuk dimaafkan. Apalagi, berdasarkan riset, orang yang selingkuh akan kembali melakukan perselingkuhan. 

Dan yang lebih mengerikan, perselingkuhan bisa membuat kamu sangat rentan terhadap penyakit infeksi menular seksual, yang ditularkan dari pasangan. 

Kasar 

Pertengkaran dalam sebuah hubungan cinta adalah hal yang wajar. Tapi, bila setiap pertengkaran dibumbui dengan perilaku kasar, maka hal tersebut menjadi tidak wajar. 

Kasar itu banyak bentuknya. Bisa memanggilmu dengan nama kasar, atau merendahkan atau bahkan menyerang kamu secara fisik dan verbal. 

Bila hal itu terjadi, maka kamu berhak mempertimbangkan untuk pergi dan keluar dari hubungan. 

BACA JUGA:

Merasa tidak bahagia 

Apakah kamu merasa tidak nyaman berada di dekat pasangan? 

Apakah kamu sering merasa bingung saat berada dengannya? 

Apakah pasangan sering membuat kamu bertanya kepada diri sendiri tentang harga diri? 

Jika demikian, hubungan ini tidak benar. 

Biarkan Insting kamu memutuskan apakah tetap bersama dia atau tidak. Jika insting kamu memberitahu adanya yang salah dalam hubungan, bisa jadi itu benar. 

Egois

Kalau kamu merasa telah memberikan segalanya, tapi dia hanya fokus pada diri sendiri, bahkan memanfaatkan kebaikan kamu, mungkin ini saatnya kamu mengevaluasi hubungan. Egois sebetulnya hal yang manusiawi. Semua orang pernah egois. Tapi, kalau egois hingga mengabaikan kompromi dan tidak ada kata toleran, maka ada yang salah dengan hubungan kamu. 

Selalu cemburu 

Kecemburuan adalah tanda ketidaknyamanan dan ketidakpercayaan. Apalagi bila kecemburuan tidak memiliki landasan kuat. Ini berbahaya lho. Sebab cemburu bisa berkembang menjadi perilaku berbahaya dan kasar. 

Berjuang sendiri 

Hubungan yang baik adalah yang memiliki tujuan bersama. Seperti membahas pernikahan, mulai menabung untuk biaya menikah, dan sebagainya. Tapi bila sampai kini cuma kamu yang berjuang sendiri, maka ada yang salah dengan hubungan ini.     

Perlu diingat, hubungan cinta adalah suatu bentuk kompromi dan toleran antara dua insan, jadi tidak melulu soal cinta. Kalau pasangan memiliki tanda-tanda di atas, maka ini saatnya kamu untuk keluar dari hubungan ini. 

Ya, ini mungkin keputusan yang sulit untuk dibuat. Tapi, untuk masa depan, kamu harus menemukan orang yang sepadan. 

About the author
Putus CInta cinta hubungan cinta Putus Cinta tips cinta putus putus cinta

Related

Login for comment

There are no comments yet.

Be the first to comment here.