Sedih! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Kena Ghosting

Ardy Pratama

Lagi asik-asik pendekatan, tapi kok dia tiba-tiba ngilang aja. Udah coba chat lagi masih masih sama aja cuma left on read. Jangan-jangan kamu malah jadi korban ghosting, nih. Penasaran nggak sih apa yang salah dari kita sampai si dia nggak mau lagi ketemu atau berkomunikasi dengan kita?

Baca juga Ghosting, Akhir Hubungan yang Menyakitkan

Yuk, simak 7 alasan berikut kenapa kamu jadi korban ghosting gebetan

7 Alasan kamu jadi korban ghosting gebetan

  1. Terlalu pasif 

Mereka akan ninggalin kamu secara tiba-tiba ketika mereka tidak mendapatkan feedback positif dari kamu. Respon yang kurang bersahabat bahkan terlalu pasif membuat mereka berpikir bahwa kamu nggak tertarik pada mereka dan memilih untuk tidak melanjutkan hubungan. Akhirnya, mereka memilih untuk nge-ghosting kamu dan mengakhiri proses pendekatan. 

  1. Tidak sefrekuensi 

Komunikasi yang sejalan menjadi hal utama dalam sebuah hubungan. Hubungan akan lebih nyaman jika menemukan pasangan yang sefrekuensi. Namun, sebagai manusia, terkadang perbedaan cara pandang juga value bahkan kesenangan terhadap sesuatu menyebabkan komunikasi jadi nggak sefrekuensi. Bisa jadi karena ini lah mereka memutuskan untuk mengakhiri pendekatan.

  1. Tidak mendapatkan yang dia inginkan

Sebagai catatan aja, ya. Jangan langsung menyalahkan diri ketika mereka terlihat mundur perlahan dan akhirnya poof! hilang tanpa kabar. Saat melakukan pendekatan, nggak sedikit seseorang akan punya banyak ekspektasi, misalnya mereka sudah punya ekspektasi bagaimana kamu akan berlaku pada mereka yang sayangnya tidak terwujud ketika kalian sudah dekat. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, ekspektasi ini tidak terpenuhi olehmu. Tapi, ini bukan berarti kamu harus mengubah diri demi bisa dekat dengannya, ya. Kalau dia sampai nge-ghosting karena ini, jadikan ini pengingat bahwa kamu dan dia memang mungkin bukan pasangan yang cocok. 

  1. Rasa cemas 

Rasa cemas atau insecure sering jadi alasan bagi mereka yang nge-ghosting gebetannya. Mereka terkadang khawatir dan tidak percaya diri saat ngobrol dan menyesuaikan diri denganmu. Akhirnya, mereka merasa tidak nyaman dan memilih menghilang secara tiba-tiba. 

  1. Takut berkomitmen 

Setelah beberapa kali kencan, hubungan tampak semakin serius. Saat ini lah, banyak orang menjadi korban ghosting. Ketika hubungan semakin serius, tandanya akan ada komitmen yang akan dibangun. Dengan komitmen, mereka akan dituntut untuk menjadi dewasa secara emosional. Jadi, bagi mereka yang takut dan tidak siap untuk berkomitmen, mereka akan memilih untuk pergi. 

  1. Menemukan orang lain 

Sedikit menyakitkan, tapi alasan karena mereka menemukan orang lain adalah alasan yang paling sering disampaikan dari mereka yang nge-ghosting gebetannya. Saat mereka tidak menemukan hal yang diinginkan darimu atau tidak sefrekuensi sama kamu, mereka memilih untuk mencari yang sesuai dengan “kriterianya.” Akhirnya, ketika mereka telah menemukan apa yang mereka inginkan, mereka pergi meninggalkanmu. 

  1. Tidak ingin menyakiti 

Alasan terakhir dan utama mereka nge-ghosting kamu adalah tidak ingin menyakitimu. Mereka pikir dengan cara meninggalkanmu tiba-tiba tanpa alasan adalah cara yang mudah tanpa drama, tanpa pertanyaan yang harus dijawab juga nggak perlu merasa bersalah karena telah membuat orang lain kecewa.

Baca juga Jangan Sampai Jadi Korban Tinder Swindler: 7 Tips Aman Ketemu Gebetan dari Dating App

Sebenarnya istilah ghosting sudah muncul di awal tahun 2000-an kemudian semakin populer di satu dekade terakhir karena sering digunakan di sosial media untuk mendefinisikan seseorang yang memutus komunikasi tanpa penjelasan. Mendapat treatment seperti ini jelas bikin insecure, jadi jangan sampai kamu malah jadi pelakunya, ya. Komunikasikan saja apa yang menurutmu membuat hubungan kalian sepertinya tidak akan berlanjut biar dia juga nggak bertanya-tanya dan kamu dapat imej sebagai tukang ghosting.

Comment (0)
Comment is under moderation
 
More from Ardy Pratama
Kepribadian INTJ adalah salah satu tipe kepribadian dari 16 kepribadian...
Jika Moms memiliki kawan yang hangat dan suka memberi nasihat...
Menonton drama romantis menjadi hiburan kesenangan tersendiri terutama bagi kaum...
 
Gelisah karena persoalan cinta, Join terapi menulis
More from Ardy Pratama
Kepribadian INTJ, Si Ahli Strategi
Kepribadian INTJ, Si Ahli Strategi
Kepribadian INTJ adalah salah satu tipe kepribadian dari 16 kepribadian yang diklasifikasikan oleh Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)....
Mengenal Kepribadian ENFJ, Si Karismatik yang Terlalu Idealis
Mengenal Kepribadian ENFJ, Si Karismatik Yang Terlalu Idealis
Jika Moms memiliki kawan yang hangat dan suka memberi nasihat atau menenangkan, maka Moms harus bersyukur....
More from BDC
Jika Moms memiliki kawan yang hangat dan suka memberi nasihat...
Menjalani hidup setelah putus cinta bukan hal yang mudah. Dunia...
Bukan menjadi rahasia lagi jika seorang istri yang sedang ulang...
Dalam hubungan berpacaran, rasa ingin memiliki merupakan persoalan wajar. Tetapi...
Flirting adalah kondisi saat seseorang menggoda orang lain. Hal ini...